Diduga Pelaku Prostitusi Online, Putri Amelia: Titel Berita Tidak Sesuai Tentang Siapa Saya

Sumber: google.com

Putri Amelia Zahraman akhirnya muncul usai digerebek Ditreskrimum Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terkait kasus prostitusi online pada Jumat (26/10).

Putri mengatakan dirinya bekerja sewajarnya di perusahaan dan punya proyek bisnis bersama teman-temannya serta freelance.

Putri juga lantas meminta maaf pada rekan bisnisnya karena tak dapat mengubunginya selama beberapa hari ini.

"Saya bekerja sewajarnya, saya juga bekerja di beberapa perusahaan. Saya juga mempunyai proyek dan bisnis bersama teman-teman. Dan saya juga freelance," tutur Putri Amelia di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Surabaya, Minggu (27/10).

Dalam kesempatan itu, Putri menegaskan dirinya tidak pernah mengikuti ajang Putri Indonesia seperti yang ramai diberitakan. Ia pun meminta maaf karena ada pihak-pihak yang tercoreng namanya akibat hal ini.

“Saya melihat beberapa dari titel berita yang tidak sesuai tentang siapa saya. Itu sangat salah karena saya tidak pernah mengikuti ajang Putri Indonesia. Dan tidak pernah menjadi bagian dari Putri Indonesia. Dan beberapa tahun ini saya bukan pelaku pageant,” tutur Putri lagi.

"Selain itu, saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada beberapa pihak yang telah tercoreng namanya, yang saya juga pernah turut aktif disana," kata Putri Amelia.

Namun, saat ditanya keterlibatannya dalam ajang Puteri Pariwisata, wanita 23 tahun itu menegaskan dirinya hanyalah finalis bukan pemenang.

“Putri Pariwisata Indonesia, itu saya bukan pemenang. Cuma finalis, terimakasih,” jelasnya.

Lebih lanjut, Putri Amelia mengatakan kalau peristiwa ini bakal dijadikan pelajaran berharga bagi dirinya

“Karena saya di sini sedang dalam proses penyidikan, dan segera akan dipulangkan apabila proses penyidikan telah selesai. Apa pun yang terjadi ini merupakan pelajaran yang sangat besar buat saya,” pungkasnya.

Diketahui, Putri ditangkap saat tengah bersetubuh dengan seorang pengusaha swasta asal Nusa Tenggara Barat berinisial YW. Mereka ditangkap di sebuah hotel di Kota Batu, Jawa Timur.

Selain itu, diamankan pula pria berinisial AF, warga Bekasi, Jawa Barat, sebagai pemakai jasa prostitusi, serta seorang mucikari berinisial J.



Sumber: akurat.co

Komentar