![]() |
| Sumber: Google |
Beberapa game mobile seperti PUBG dan Fortnite, telah menuai
kesuksesan yang besar dalam setahun terakhir ini. Dua game tersebut bergenre
battle royale dan sangat menarik perhatian generasi mileneal di seluruh dunia,
termasuk Indonesia.
Sayangnya, kesukesan dua game tersebut disertai sejumlah
tragedi. PUBG, misalnya, di India jadi momok pembicaraan panas. Penyebabnya,
dampak negatif yang ditimbulkan pada sejumlah remaja di negeri Bollywood itu.
Game, menurut Gizchina, mempengaruhi psikologi dan kehidupan
sosial remaja di India. Salah satu kasus tragis yang baru-baru ini telah terjadi
bunuh dirinya seorang remaja Mumbai yang baru berusia 18 tahun.
Aksi bunuh diri itu, menurut Polisi setempat, berawal dari
tuntutan si anak yang minta kalau dibelikan ponsel berspek tinggi agar bisa
main PUBG dengan serunya. Sayang, orang tuanya tak memenuhi permintaan itu. Si
bocah kesal. Ia pun bunuh diri di kediamannya.
Remaja pria itu tinggal di daerah Kurla. Ia menuntut
smartphone seharga Rs37.000. Sementara, keluarganya hanya mampu memberi tidak
lebih dari Rs20.000.

Komentar
Posting Komentar