![]() |
| Sumber: tempo.co |
Yusril Ihza Mahendra memberikan penjelasan terkait kasus Misbakhun yang menurutnya tidak
ada sangkut paut dengan kasus korupsi. Tetapi, banyak sekali masyarakat
menganggap itu sebagai kasus Misbakhun
korupsi.
Yusril yang yang beranggapan seperti itu menjelaskan bahwa
kasus Misbakhun korupsi adalah motif
politik yang sudah cukup jelas. Dia menilai, kasus letter of credit yang
dituduhkan kepada kasus Misbakhun
itu aneh.
Seorang komisaris perusahaan dituntut harus bertanggungjawab.
“Ini terlalu jauh dalam mengeluarkan LC, komisaris sempat dituduh ikut serta
melakukan,” jelasnya.
Yusril juga menjelaskan, terjadinya kasus mengenai Misbakhun korupsi itu karena Mukhammad Misbakhun sangat vocal dalam
bersuara untuk mengungkap dan meminta skandal Bank Century dibawa ke ranah
hukum saat menjadi anggota DPR. Menurut dia, sampai sekarang ini tidak ada
kejelasan proses hukum kasus Bank Centrury itu.
Yusril juga menegaskan seharusnya mengenai kasus Misbakhun seharusnya putusan
(PK), membatalkan putusan sebelumnya. Karena apa yang didakwakan tidak
terbukti, seperti yang telah dituduhkan kepada Misbakhun. Dan itu telah membebaskan dan mendudukkan hak dan
martabat kepada posisi yang semula.
“PK tetap membatalkan kasasi dan membebaskan serta
mengembalikan ke posisi semula,” ujarnya.
Dia juga menegaskan, proses hukum yang harus dijalani Misbakhun penuh dengan rekayasa.
“Semoga kasus Misbakhun korupsi
tidak terulang kembali ke orang-orang lain,” tegasnya.

Komentar
Posting Komentar